SANDI ADFGVX

Sandi ADFGVX

Sandi ADFGVX digunakan oleh Tentara Jerman pada Perang Dunia I. Ditemukan pertama kali oleh Kolonel Fritz Nobel pada Maret 1918. ADFGVX menggunakan tabel 6×6 yang berisi 26 huruf dan 10 angka (0-9). Enkripsinya terdiri dari dua proses, yaitu proses substitusi dan proses transposisi. Setiap proses membutuhkan sebuah kunci. Huruf A, D, F, G, V, dan X dipilih karena mudah dikirimkan menggunakan Sandi Morse.
Berikut ini aturan-aturan enkripsi-dekripsi Sandi ADFGVX yang disertai dengan contoh.

  1. Tentukan kunci pertama yang terdiri dari huruf dan angka, misalkan “math08”. Jika ada huruf yang berulang, maka cukup satu huruf yang muncul pertama yang dituliskan.
  2. Buatlah sebuah tabel 6×6 dengan bentuk berikut ini. Isian pertama adalah kunci, kemudian huruf-huruf berurutan yang belum muncul, dan selanjutnya angka-angka berurutan yang belum muncul.
    A D F G V X
    A m a t h 0 8
    D b c d e f g
    F i j k l n o
    G p q r s u v
    V w x y z 1 2
    X 3 4 5 6 7 9
  3. Selanjutnya, setiap huruf dalam plainteks disubstitusi menjadi dua huruf yang ditentukan oleh posisi baris dan kolom. Contohnya huruf k menjadi FF, huruf g menjadi DX. Misalkan plainteksnya “belajar sandi”, maka hasil substitusinya adalah “DA DG FG AD FD AD GF GG AD FV DF FA”.
  4. Tentukan kata kunci kedua, terdiri dari huruf saja, dan boleh muncul berulang. Kunci ini digunakan dalam proses transposisi. Pertama buatlah tabel, tulis kunci di atasnya, kemudian tulis hasil substitusi (3) di bawahnya berurutan. Jika ada sisa, diisi dengan huruf X atau sesuai dengan kesepakatan.
  5. Perhatikan tabel di bawah ini. Misalkan kuncinya “kunci”.

    1 2 3 4 5
    k u n c i
    D A D G F
    G A D F D
    A D G F G
    G A D F V
    D F F A X
    X X X X X
  6. Selanjutnya, urutkan huruf pada kunci. Contohnya, jika kuncinya “matahari” (1-2-3-4-5-6-7-8), menjadi “aaahimrt” (2-4-6-5-8-1-7-3). Jadi, untuk kunci “kunci” menjadi “ciknu” (4-5-1-3-2). Sehingga tabel menjadi:
    4 5 1 3 2
    c i k n u
    G F D D A
    F D G D A
    F G A G D
    F V G D A
    A X D F F
    X X X X X
  7. Cipherteksnya adalah huruf-huruf yang berada di kolom pertama, dan seterusnya. Jadi, cipherteksnya adalah “GFFFAX FDGVXX DGAGDX DDGDFX AADAFX”.

Dari proses enkripsi di atas, tidak sulit bagi Anda untuk mempelajari proses dekripsinya.


Artikel ini disampaikan pada diskusi rutin Kelompok Studi Sandi di FMIPA UGM tanggal 20 Agustus 2008. Artikel selengkapnya yang disertai dengan soal-soal latihan bisa di-download di sini (mirror).

Hari terakhir di osmaru fmipa 2009

Hari terakhir di osmaru fmipa 2009

Sebenarnya saya juga tidak pasti tau apakah posting kegiatan osmaru itu tugas atau buka.

Ini adalah hari terakhir untuk seminar, eh ospek.

Pada permulaan acara seperti biasa pembukaan oleh MC lupa lagi namanya.

Materi pertama diskusi dan pemberian materi oleh (lupa lagi namanya, ah amnesia deh) diskusi tersebut membahas tentang permasalahan-permasalahan bangsa. Untuk bagian kelompok saya kelompok 21 membahas tentang pemadaman bergilir. Dan di akhir acara ditetapkan iklar mahasiswa baru 2009

1. Menjadiakn agama islam sebagai landasan setiap perilaku.

2. mengutamakan kelestarian lingkungan dalam setiap perilakudan kegiatan mahasiswa.

3. berpartisipasi aktif dalam berkarya nyata terhadap lingkungan

Setelah itu acara selanjutnya display UKM yang terdiri dari

1. DEMA (Dewan Mahasiswa)

2. BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa)

3. SCIENTA

4. SKI

5. PMK

6. KMK

7. PusKomp

Setelah acara tersebut ISHO

Lalu pemberian materi lagi tentang “Generasi Harapan Bangsa”. Ukh ngantuk. Sempet ketiduran sy 1-3 menitan. Haaa untung lah gak ketauan. Materi yang disampaikan cukup panjang. Dan mengantukan. Tetapi gara-gara video lucu jadi agak ga ngantuk lagi. Hee.

Lalu pemberian formulir untuk kartu mahasiswa sekaligus ATM BTN.

Haduuh, poho teu mawa foto copy so besok ajah kumpulinnya.

68 61 68 61 68 61 — 63 75 6D 61 6E — 6D 61 75 — 6D 65 6E 75 68 69 6E — 6B 61 72 61 6B 74 65 72 — 61 6A 61 68 — 73 79 — 6B 61 6E — 6B 75 64 75 — 73 61 6D 70 65 69 — 32 30 30 — 6B 61 72 61 6B 74 65 72 2E — 68 61 68 61 — 4F 53 4D 41 52 55 — 32 30 30 39 — 47 4F 4F 44 — 42 59 45 2E 2E 2E 2E 21 21 21 21 21 21 21 21 21

Listrik Tetap Minim hingga Tahun 2009

Listrik Tetap Minim hingga Tahun 2009
Rabu, 9 Juli 2008 | 05:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS – Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sri Mulyani Indrawati memperingatkan, minimnya pasokan listrik masih akan terus terjadi setidaknya hingga Oktober 2009. Pasalnya, pada periode 2008 hingga Oktober 2009, pasokan listrik dari Perusahaan Listrik Negara atau PLN masih akan terus bermasalah karena tidak bisa mengejar meningkatnya kebutuhan konsumsi listrik.

Selain itu, penyelesaian proyek 10.000 megawatt (MW) diperkirakan membutuhkan 36 bulan, dihitung dari saat ini.

Berbicara di Jakarta, Selasa (8/7), Sri Mulyani menambahkan, keterbatasan pasokan listrik itu disebabkan, antara lain dalam sepuluh tahun terakhir tidak ada investasi pembangkit listrik baru. Akibatnya, penambahan pasokan listrik kalah cepat dibandingkan pertumbuhan permintaannya.

”Pertumbuhan ekonomi dalam beberapa triwulan ini terus meningkat dan terus berada di level 6 persen. Itu menyebabkan permintaan atas listrik meningkat. Kondisi ini tidak diimbangi dengan kecepatan membangun pembangkit baru,” ujarnya.

Atas dasar itu, Sri Mulyani menekankan, hanya ada dua kemungkinan langkah yang bisa dilakukan dalam memperbaiki pasokan listrik. Pertama, menambah pasokan. Kedua, mengurangi permintaan listriknya.

”Jadi, mari kita lihat semua masalah ini secara konstruktif. Sektor industri perlu menyesuaikan permintaan listriknya dengan melihat sisi biaya, melihat kontraknya seminimal mungkin,” ujar Sri Mulyani.

Dengan pemutusan arus listrik secara bergilir, yang berlaku mulai 11 Juli 2008 di wilayah Jabodetabek, pelaku industri perlu menyesuaikan kebutuhan listrik dan ekspansinya.

Makin berat

Wakil Direktur Utama PLN Rudiantara menyebutkan, biaya operasional PLN sangat dipengaruhi pergerakan harga minyak mentah dunia. Itu disebabkan batu bara, sumber pembangkit listrik utama saat ini, dipatok mengikuti harga minyak.

Setiap peningkatan harga minyak mentah 1 dollar AS per barrel, biaya produksi PLN bertambah Rp 600 miliar setahun. Saat ini basis pembelian batu bara PLN mengikuti harga minyak mentah Indonesia (ICP) 95 dollar AS per barrel.

Rata-rata ICP hingga awal Juli 2008 sudah mencapai 109 dollar AS per barrel atau 14 dollar AS di atas asumsi awal. Akibatnya, hingga Juli 2008, beban biaya produksi PLN diperkirakan sudah melonjak Rp 8,4 triliun. Jumlah ini akan semakin tinggi jika basis penghitungannya menggunakan harga minyak mentah yang saat ini sudah meroket ke level 146 dollar AS per barrel.

Mulai berdampak

Ketidakmampuan PLN memenuhi permintaan listrik yang makin tinggi mulai berdampak di sejumlah daerah. Seperti halnya Jakarta dan sekitarnya yang bakal terkena pemutusan arus listrik, warga Jambi juga mulai mengeluhkan pemadaman listrik yang hampir terjadi setiap hari, rata- rata selama enam jam. Industri rumah tangga tak dapat beroperasi secara maksimal karena arus listrik selalu putus.

Di Palembang, sejumlah pengelola hotel juga meradang karena frekuensi pemutusan arus listrik semakin tinggi dalam sepekan terakhir. Hal ini menimbulkan kerugian, seperti kerusakan barang elektronik.

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Wiryanti Sukamdani di Solo menyatakan, pemadaman listrik sangat merugikan bisnis perhotelan. Bagi bisnis perhotelan, listrik adalah bahan baku untuk proses produksi.

Wiryanti menambahkan, situasi ini sangat memalukan, apa- lagi Indonesia sedang menggelar program Visit Indonesia 2008. (OIN/OSA/ITA/ART/WAD/AHA)

Pemadaman Bergilir di Surakarta Hingga Akhir 2009

Pemadaman Bergilir di Surakarta Hingga Akhir 2009

Selasa, 29 Juli 2008 | 11:52 WIB

TEMPO Interaktif, Surakarta:Hingga akhir 2009, pelanggan PLN di APJ Surakarta akan terus mengalami pemadaman bergilir. Hal ini dikarenakan kurangnya pasokan listrik.

Terkait pemadaman yang direncanakan, APJ Surakarta akan memberitahukan kepada pelanggan melalui surat resmi atau lewat media sehari sebelumnya. “Tapi kalau pemadaman mendadak karena di luar kemampuan kami, tidak ada kompensasi jika ada komplain dari pelanggan,” kata Soeharmanto, Bagian Pemasaran PLN APJ Surakarta kepada Tempo (29/7).

Pelanggan di APJ Surakarta yang berjumlah 980.000 baru akan mendapat kompensasi berupa pemotongan 10 persen dari total biaya beban saat pemadaman 3×24 jam berturut-turut. “Itu pun dengan ketentuan bukan karena force majeur,” tandas Soeharmanto.

Pemadaman di APJ Surakarta dilakukan berdasar jurusan dengan intensitas dua kali dalam sebulan dari jam 08.00-16.00 WIB. Untuk menghindari pemadaman, Soeharmanto menganjurkan selain mengurangi pemakaian listrik pada jam padat (17.00-22.00), pelanggan setiap harinya minimal menghemat 50 watt atau setara 2 buah lampu.

“Bayangkan jika itu benar-benar dilakukan di Surakarta Kota saja yang memiliki pelanggan 250.000, maka akan menghemat 50×250.000 = 12.500.000 kVA atau 12,5 MW,” tutur Soeharmanto.

Saat ini sedang dirancang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Wanganaji, Mejagong, Siteki, dan Plumbungan di Jawa Tengah. Sementara PLTU Rembang diperkirakan baru akan beroperasi akhir 2009, Cilacap akhir 2010, dan Labuhan serta Indramayu antara 2009-2010.

Setiap hari, APJ Surakarta mendapat jatah 20-30 MW. Sementara kebutuhan berkisar pada 45-50 MW, sehingga terdapat defisit rata-rata 15-30 MW.

Kurangnya pasokan disinyalir karena usia pembangkit yang sudah tua, sehingga perlu perawatan rutin lebih intensif. “Rata-rata usia pembangkit 35-40 tahun. Selama ini PLN tidak mampu membangun pembangkit sendiri karena subsidi dari Pusat hanya menambal kekurangan penerimaan, bukan untuk investasi,” ujar Soeharmanto.

Sebenarnya, Soeharmanto berharap ada kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) sebagai modal untuk investasi. “Tapi sejak 2003 tidak ada penyesuaian TDL,” lanjutnya.

Hal lain yang menyebabkan pasokan tidak stabil adalah banyaknya benang layang-layang dan ranting pohon yang bersentuhan dengan kabel listrik.

Who is www.uns.ac.id ????

Website

:

www.uns.ac.id

Owner

:

E-mail Address

:

hostmaster@idnic.net.id

ContactNumber

:

Alexa Rank

:

25570

Usage Trend

:

In 3 months

In 1 month

Server Information

Server Type

:

Microsoft-IIS/5.0

IP Address

:

222.124.162.139

IP Location

:

,

Respond Code

:

200

SSL Cert Expiry

:

Not Available

Website Status

:

OK

Whois Information

222.124.162.139 site info

222.124.162.139 IP:
222.124.162.139

222.124.162.139 server location:
Surakarta in Indonesia

222.124.162.139 ISP:
PT. Telekomunikasi Indonesia

222.124.162.139 Whois Information

% [whois.apnic.net[Who Is Domain][trace][Reverse DNS Search] node-1]
% Whois data copyright terms http://www.apnic.net[Who Is Domain][trace][Reverse DNS Search]/db/dbcopyright.html

inetnum: 222.124.162.128[Who Is IP][trace][Reverse IP Search] – 222.124.162.255[Who Is IP][trace][Reverse IP Search]
netname: TLKM_D4_AST_CUSTOMER
country: ID
descr: PT Telkom Indonesia’s customer.
admin-c: HM444-AP
tech-c: AI64-AP
remarks: ——————————————————————
remarks: Send ABUSE and SPAM reports with plain ASCII text only to
remarks: to [Who Is Domain][trace][Reverse DNS Search].
remarks: The netname enclosed in square bracket is included in the subject.
remarks: ——————————————————————
status: ASSIGNED NON-PORTABLE
changed: [Who Is Domain][trace][Reverse DNS Search] 20061103
mnt-by: MAINT-TELKOMNET
source: APNIC

route: 222.124.162.0[Who Is IP][trace][Reverse IP Search]/24
descr: PT. TELKOM INDONESIA
descr: Menara Multimedia Lt. 7
descr: Jl. Kebonsirih No.12
descr: JAKARTA
country: ID
origin: AS7713
mnt-by: MAINT-TELKOMNET
changed: [Who Is Domain][trace][Reverse DNS Search] 20090319
source: APNIC

role: PT Telkom Indonesia ABUSE INTERNET Response Team
address: PT. TELKOM INDONESIA
address: Menara Multimedia Lt. 7
address: Jl. Kebonsirih No.12
address: JAKARTA
country: ID
phone: +62-21-3860500
fax-no: +62-21-3861215
e-mail: [Who Is Domain][trace][Reverse DNS Search]
admin-c: HM444-AP
tech-c: HM444-AP
nic-hdl: AI64-AP
notify: [Who Is Domain][trace][Reverse DNS Search]
mnt-by: MAINT-TELKOMNET
changed: [Who Is Domain][trace][Reverse DNS Search] 20060105
source: APNIC

person: PT Telkom Indonesia Hostmaster
nic-hdl: HM444-AP
e-mail: [Who Is Domain][trace][Reverse DNS Search]
address: PT. TELKOM INDONESIA
address: Menara Multimedia Lt. 7
address: Jl. Kebonsirih No.12
address: JAKARTA
phone: +62-21-3860500
fax-no: +62-21-3861215
country: ID
notify: [Who Is Domain][trace][Reverse DNS Search]
mnt-by: MAINT-TELKOMNET
changed: [Who Is Domain][trace][Reverse DNS Search] 20060105
source: APNIC

SOFTWARE CRACK PROOFING Jenis Proteksi Software

SOFTWARE CRACK PROOFING

Jenis Proteksi Software

Untuk pengawalan saya akan menerangkan berbagai proteksi software terlebih dahulu. Mungkin banyak dari kalian yang sudah mengetahuinya.

Ada banyak jenis program yang dapat digunakan untukmemproteksi software. Masing-masing dengan kekurangan dan kelebihannya.Yang terbaik akhirnya tergantung pendapat seseorang terhadap kode program proteksi itu sertatentunya preferensi pribadi. Seorang cracker juga berkepentingan untuk mempelajari berbagai software proteksi ini.

Proteksi Serial Number

Program yang mempunyai proteksi serial number mensyaratkan pemakai untuk memasukkan nomor registrasi untuk mendaftarkan program itu, Nomor registrasi itu sendiri tergantung pada kriteria tertentu. Programmer menggunakan jenis-jenis proteksi nomor registrasi yang berbeda-beda, di antaranya:

· Nomor registrasi selalu sama

· Nomor registrasi berubah sesuai dengan informasi yang dimasukkan (nama, perusahaan, dll.)

· Nomor registrasi berubah sesuai dengan komputer pemakai.

· Proteksi nomor registrasi dengan menggunakan Visual Basic atau Delphi.

· Nomor registrasi diperiksa secara on-line.

Biasanya banyak terdapat Key Gen Di internet, www.cracks.am, www.astalavista.box.sk, www.phazeddl.com, www.serials.ws, www.milw0rm.com.

Time-limited Program

Time-limited program mencoba memastikan bahwa suatu program tidak bisa digunakan lagi begitu masa percobaannya (trial period) telah habis. Metode proteksi ini tidak terlalu efektif, karena begitu time limit-nya dicrack, maka keseluruhan program tersedia untuk sang cracker. Akan lebih baik men-disable beberapa fungsi pada versi program tidak terdaftarnya, yang

akan memaksa pemakai untuk membeli versi teregistrasinya agar dapat memanfaatkan semua fitur program. Time-limit diterapkan dalam berbagai cara, di antaranya:

· Time limit disingkirkan begitu nomor registrasi dimasukkan.

· Time limit disingkirkan begitu suatu file registrasi dimasukkan.

· Time limit tidak bisa disingkirkan; opsi satu-satunya pemakai adalah membeli full program tanpa time limit.

· Time limit terdapat dalam suatu program Visual Basic.

· Time limit diterapkan pada jumlah start tertentu pada program, yang setelah pemakaian beberapa kali, tidak dapat digunakan lagi.

Cara mencraknya berbeda tiap program, biasanya sebelum aplikasi tersebut di install/dijalankan tiap kali lakukan scan registry untuk melihat perubahan registry. Sebagai contoh saja game alawar menempatkan time periodnya di “HKCU/Software/Alawar/Play/5270/Trial/alawar” terdapat REG_DWORD “program” dan nilai set untuk 60 menit (36ee80) hexadecimal

Proteksi Registration-File (KEY File)

Proteksi software jenis ini menciptakan suatu file registrasi, biasanya dalam direktori yang sama dengan program yang diinstal. Program akan memeriksa isi file ini, dan bila filenya benar, maka program akan berperilaku seperti versi yang teregistrasi.Bila file ini salah atau tidak ada, program akan berperilaku seperti versi yang tidak terregistrasi atau sama sekali tidak bisa berjalan. File registrasi mungkin berisi informasi mengenai pemakai, atau suatu konstanta untuk

men-decode bagian program yang ter-encode yang hanya bisa diakses oleh versi teregistrasi. Ada 2 jenis proteksi registration-file:

· Beberapa fungsi program diblokir apabila tanpa file registrasi.

· Program akan bersifat time-limited bila tanpa file registrasi yang benar.

Sebagai Contoh Program Winrar yang menempatkan file registrasi pada file bernama “rarreg.key” anda haus mempatchnya terelih dahulu, hehe… kalo di terangin panjang beud… males ah ntar ajah…

Proteksi Dongle (Hardware Key)

Memproteksi software dengan hardware key merupakan cara yang tidak banyak dipakai. Pada cara ini, suatu piranti copy protection yang disebut dongle, dihubungkan pada port I/O dari komputer dan dongle ini harus ada agar software dapat dijalankan. Ada dua jenis proteksi hardware-key:

· Program tidak dapat di-start tanpa adanya hardware key.

· Beberapa fungsi program dibatasi apabila hardware key tidak ada.

Program Kompresi dan Encoding

Suatu program apabila dikompresi atau di-encode dengan cara yang baik akan menambah tingkat proteksinya. Salah satu keuntungan mengkompresi program adalah bahwa sebelum dapat diubah, program harus di-uncompress terlebih dahulu. Program kompresi yang lebih baik malah merumitkan proses debugging, sehingga cracker tidak dapat men-disassemble file yang dikompresi. Walaupun cracker masih mungkin menciptakan suatu loader yang mengubah kode program langsung pada memori begitu program dikompresi, tetapi hal ini hanya mungkin terjadi pada program yang proteksinya kurang baik. Kompresi semua file-file program memang menyulitkan mengubah program, tetapi membuat program berjalan lebih lambat (apabila menggunakan program kompresi yang baik, hal ini tidak begitu terasa). Cara lain adalah hanya mengkompresi file executablenya saja, yang sama sekali tidak akan memperlambat jalannya program, kecuali start up program akan memerlukan lebih banyak waktu (karena program yang dikompresi akan di-dekompresi waktu start up). Untuk program-program kompresi yang beredar sudah terdapat pula decompressor- nya, sehingga sebelum memilih suatu kompresor untuk memproteksi suatu program hal ini perlu diketahui terlebih dahulu.

Berikut beberapa program kompresi dan encoding :

ApLib

aPLib (home19.inet.tele.dk/jibz/apack/index.html) adalah suatu compression library komersial untuk para programmer yang befmaksud mengkompresi data dalam program mereka. Diciptakan oleh programmer kondang Joergen Ibsen, aPLib banyak digunakan oleh banyak program kompresi untuk executable file sebab merupakan salah satu produk terbaik di bidang ini.

AsPack

ASPack (www.aspack.com) adalah program kompresi untuk file-file.EXE, DLL, dan .OCX. Mudah digunakan, bahkan bagi yang belum berpengalaman sekalipun. Kekurangannya adalah kurangnya opsi yang diberikan, sehingga programmer yang berpengalaman mungkin kurang menyukainya. Cracker menyingkirkan ASPack dengan menggunakan suatu decompressor khusus, atau menciptakan suatu loader yang akan mengubah kode program langsung pada memori (ASPack tidak menyediakan proteksi terhadap hal ini!). Dekompresor terhadap ASPack di antaranya ProcDump dan UnASPack.

DingBoys PE-Lock 1.02

DingBoy PE-CRypt adalah executable file encoder lain lagi yang banyak digunakan. Yang menarik adalah adanya anti-debugging trick yang mengenali adanya debugger pada memori yang mengakibatkan tidak mungkin menjalankan program yang di-encode. Walaupun demikian decoding program- nya tersedia bebas di Internet. Tujuan DingBoy PE-Vrypt sebenarnya adalah membuat manual decoding merepotkan dan memakan banyak waktu.

NeoLite

NeoLite (www.neoworx.com) mengkompresi file-file executable,termasuk .EXE, .DLL, dan .OCX.Tingkat kompresinya sangat tinggi, tetapi pembuatnya lupa melindungi program yang dikompresi terhadap NeoLite sendiri. NeoLite dapat men-dekompresi program yang dikompresi dengan NeoLite juga pada tingkat kompresi yang lebih rendah. Jadi jalan satu-satunya adalah memilih tingkat kompresi paling tinggi.

NFO

NFO adalah suatu encoder sederhana untuk PE files yang tidak mengizinkan anda mengatur parameter apa pun sebelum file encoding. File hanya diencode dan dioptimisasi, tetapi sama

sekali tidak dikompresi. Program ini tidak berjalan pada Windows NT, 2000,ataupun XP.

PECompact

PELOCK-nt

AsProtect

Petite

UPX (yang biasa dipakai kompresi virus local, saya juga pakai loh)

WWPack32

Shrinker

PE-SHiELD

(Dari beberapa sumber)

hari kedua di osmaru

Hari kedua di Osmaru….

Hari kedua dimulai dengan acara pengumpulan barang BakSos…

Sulit juga mencari teman satu kelompok….

Walu sudah saling berhubungan , ehh… lebih tepat dan enaknya sudah saling esemesan…

Tetep aja susah…

Karena itu panitia membentuk barisan per tiap kelompok…

Dan tetap saja susah mencari mereka…

Habis sudah suaraku di pagi-pagi hari untuk treak “KELOMPOK 21..!!!”…

Finally, selesai sudah tugas Baksos dan kembali olah raga pagi menaiki tangga darurat….

Materi pertama di hari kedua OSMARU FMIPA….

Bidang kesejahteraan (dana kasih plus, asuransi kesehatan, dana wisuda utama, beasiswa, keringanan & pembebasan SPP/BPI, dlsb)

Meskipun materi yang disampaikan itu membosankan, (menurutku semua itu membosankan, munkin HIDUP-pun juga sudah bosan) tapi itu semua penting. Saya pun berencana untuk mengajukan beasiswa dikemudian hari…

Acara berikutnya, “Acara Jurusan” yang berisi perkenalan dosen-dosen, pengenalan Visi Misi, Perkelaan Himaster <ukh..>, dan pengenalan peluang kerja oleh bapak yang melotot terus kalo liat MaRu alias bapak Didiek yang asik juga kalo menerangkan dan yang pasti tidak buat bosan<Haha tumben gak bosen>….

Nha ini yang bikin kwesewel “PENGUMUMAN TUGAS” kenapa saya tercantum pada daftar yang belum menyerahkan tugas????

Oia, sedikit krarifikasi nama saya itu “Teno Siswono” tetapi kok jadi “Te o Siswono” ?

Sejak awal memang sudah terdaftar sedemikian rupa, tetapi saya sudah menyerahkan surat pernyataan tentang keasalahan nama tersebut sejak registrasi ulang. Mengapa belum di Fix ???

Kembali ke masalah tugas, saya sudah menguploud data CV saya malam malam pada hari senin, tapi kenapa? Memang banyak teman-teman saya juga yang mengalami nasib serupa. Yasudalah taka pa….

hari pertama di Osmaru

Hari Pertama di Osmaru,

Pagi yang melelahkan dimana saya harus berjalan menaiki tangga darurat berulang kali…

Haaah,

Bingung mu nulis apa, karena saya belum pernah membuat blog sebelumnya. Eh, pernah tapi gak pernah di posting apapun karena males, itu penyakit utama saya.

Hah, ntu kan ngawur..

Kembali ke pokok bahasan, Jadwal pertama dimulai dari pengkondisian Maru dari rektorat ke MIPA, Pemubukaan, pembacaan tatib & penganlan panitia, Kenal sambut Oleh pimpinan fakultas , Organisasi & fungsi perguruan tinggi serta visi misi UNS, penjelasan Visi misi & fakultas MPIA, Kegiatan Akademik & SKS, Bimbingan Konseling, Dan lain-lain sampai pada akhir materi EAP.

Sekedar curhat, hee.. Saya sangat kesal, entah pada panitia il.komp atau pada diri saya sendiri. Karena saya tidak tau sama sekali tentang tugas algoritma dan kuis aneh semacam itu.

Kenapa panitia tidak memberi tahu???? Apa karena saya puasa???

Haaah. Pada tanggal 19 menurut teman-teman ada acara kumpul, kog saya gak tau???

Entah mungkin ketika saya daftar ulang saya terlalu pagi sehingga saya gak dapat pengumuman dari mereka.

Apapun juga tugas harus diselesaikan, dengan sedikit bujukan, pemohonan, dan bahkan ancaman, saya meminta bantuan teman-teman, untunglah semua mahasiswa baru setia kawan meskipun pada akhirnya harus mentraktir bakso + minum untuk semua petunjuk itu. Hee… itu juga kalo dia inget, (halou ana3ana?).

Tugas selesai untuk upload jam10 malam, tetapi masih menanti verifikasi dari blog. Dan pada akhirnya cabut ajah dari warnet males nunggu dan yang pasti hemat uang.

Pemadaman Bergilir??? Hemat donk…

Hari-hari ini adalah hari-hari krisis energi, terutama bahan bakar minyak (BBM). Sungguh beruntung bangsa Indonesia, karena akhirnya krisis itupun datang menyengat. Ia datang mengingatkan semua pihak bahwa selama ini kita memang telah melupakan betapa energi adalah salah satu barang ekonomi yang sangat berharga. Arti penting energi dalam kehidupan sebenarnya sudah lama dipahami dan terus diingatkan oleh banyak orang. Salah satunya adalah Jeremy Rifkin (2002) yang dalam “The Hydrogen Economy” mengungkapkan bahwa “societies collapse when energy flow is suddenly impeded”. Begitu pula Lutz Kleveman (2003) dalam “The New Great Game. Blood and Oil in Central Asia”, kembali mengingatkan betapa politik ekonomi tidak dapat dipisahkan dari sumber energi, terutama minyak dan gas (migas). Saking pentingya, untuk menguasai sumber energi jika perlu nyawa orang lain pun dikorbankan. Namun penduduk Indonesia memang tergolong pelupa dan lama terlena. Sekarang, seperti orang yang terbangun dari mimpi panjang, semua mendadak bicara tentang pentingnya hemat energi.


Seperti diketahui, kegagalan Pertamina memasok BBM ke pelosok negeri serta berbagai masalah terkait telah memaksa pemerintah menyerah. Tidak kurang dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakilnya Jusuf Kalla (JK) akhirnya memohon dan menghimbau agar masyarakat bisa melakukan penghematan energi, terutama BBM, dalam menjalankan berbagai aktivitas ekonomi mereka . Memang penghematan menjadi salah satu cara yang paling mungkin dilakukan saat ini mengingat proses peningkatan produksi membutuhkan waktu.

Kita memang tergolong bangsa yang boros dalam penggunaan energi. Intensitas Energi – indikator yang mengaitkan tingkat penggunaan energi dengan peningkatan GDP suatu negara – Indonesia memang tergolong masih besar. Meski bukan merupakan indikator yang paling sahih, karena jumlah populasi Indonesia yang tinggi, intensitas energi Indonesia tergolong buruk dibandingkan dengan sebagian besar negara ASEAN lainnya, apalagi jika dibandingkan dengan Jepang dan Amerika Serikat (AS).

Sekarang rakyat harus siap-siap dengan kondisi yang mungkin tidak pernah terbayangkan. Jika pemadaman bergiliran sudah menjadi suatu hal yang biasa, mulai minggu depan besar kemungkinan akan banyak kejutan. Himbauan hemat energi yang pernah dikeluarkan SBY dan JK besar kemungkinan akan berubah menjadi suatu instruksi atau aturan baru yang bisa saja berujung kepada suatu sanksi.


Sementara itu, reaksi pelanggan listrik terhadap kemungkinan terjadinya pemadaman bergilir cukup beragam. Ada yang mengkhawatirkan prospek usaha mereka seperti para penjual makanan jadi, Warung Tegal (Warteg), dan restoran yang sangat bergantung kepada listrik PLN dalam menjaga kesinambungan suplai bahan makanan. Ada pula masyarakat yang mencemaskan akan matinya ikan-ikan hias mereka. Demikian pula rasa cemas pengusaha jasa persewaan komputer, warung telekomunikasi, dan warung Internet yang khawatir akan rusaknya beberapa peralatan mereka jika terjadi pemadaman bergilir. Apapun reaksi masyarakat -mencemaskan sumber nafkah atau sekedar hobi mereka-, suatu yang pasti adalah ”Societies collapse when the energy flow is suddenly impeded” seperti diuraikan oleh Jeremy Rifkin (2002) dalam bukunya ”Hydrogen Economy”.

Masyarakat, termasuk seluruh elite pimpinan, memang seyogyanya merobah cara pandang dan tata cara penggunaan energi agar lebih hemat dan efisien. Namun sangat diharapkan penguasa juga mampu memberikan suri teladan, selain aturan yang masuk akal dan tidak kontra-produktif. Juga diharapkan aturan tersebut tidak menambah panik masyarakat yang justru sudah dalam kondisi sangat sulit. Hal itu hanya dapat dicapai jika kembali menggunakan langkah sosialisasi dan kampanye hemat energi terprogram yang dulu pernah sukses dilakukan namun kemudian terlupakan

Hello world!

Welcome to UNS Social Network ™.
Terima Kasih telah menggunakan blog staff UNS. Selamat menggunakan blog. Untuk Kesulitan silahkan ym dengan admin YM : w4ww4n , you_dhi_aks, dan hendri_des

Atau kunjungi blog admin
Admin 1 :Ardian M. Prastiawan
Admin 2 :Sri Wahyudi (FMIPA)
Admin 3 :Hendri Desitwanto (FKIP)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.